Cara Solskjaer Angkat Performa Romelu Lukaku

Penyerang Manchester United, Romelu Lukaku, mengatakan jika caretaker Ole Gunnar Solskjaer amat baik dalam hal komunikasi. Masukan dari sang manajer membantu bintang dari Belgia ini buat berkembang.

“Aku senang dengan Solskjaer. Ia betul-betul terbuka, amat jujur di dalam komunikasinya, serta membuatku haus gol. Jadi, tiap-tiap kali memperoleh peluang buat berlaga, saya cuma mau yang paling baik buat skuat dan membantu skuat unggul, ” tutur Romelu Lukaku pada The Daily Mirror.

United unggul 3-1 melawan Crystal Palace pada lanjutan laga Liga Premier Inggris di Selhurst Park, Kamis (28/2) dini hari WIB. Di partai ini, Lukaku menyumbang 2 skor.

Menurut Lukaku, semenjak diasuh Solskjaer, pemain-pemain Setan Merah memang amat haus hasil positif. Buktinya, United sukses mendapat 12 hasil positif di dalam 15 laga terbaru.

“Aku kira amat membantu jika ia merupakan mantan bintang. Apabila Kamu menyaksikan karierku, aku senantiasa punya penyerang yang membantuku dengan bagus. Jadi kini aku di sini bareng Solskjaer. Aku menimba ilmu banyak, dan tiap-tiap hari merupakan hari lainnya untuk menimba ilmu, hari lainnya buat berkembang dan inilah caraku menyaksikannya, ” tutur Lukaku.

Romelu Lukaku sendiri telah memperkuat United di dalam 35 laga kampanye musim ini. Bintang dari Belgia ini jua menyumbang sebelas gol serta 4 assist.

Paulo Dybala Berbicara Soal Kebebasan dan Perhatian dari Pelatih

Striker Juventus, Paulo Dybala, buka suara tentang keterkaitannya dengan manajer skuat kunci sekarang, Massimiliano Allegri.

Massimiliano Allegri pernah mendapat kecaman sebab terus mencadangkan Paulo Dybala pada kampanye musim ini. Buat Dybala, Allegri merupakan seorang yang terus jadi panutan terbesarnya di Juventus.

“Saya menimba ilmu banyak dari Allegri khususnya tentang etos kerja serta cara jadi pesepak bola profesional, ” tutur Dybala seperti dilansir dari Calciomercato.

Dybala berpikir Allegri terus menginstruksikan anak bimbingannya buat memusatkan perhatian kala latihan. Hal itu menjadikan skuat takkan lagi terkesima di kondisi apa pun di lapangan.

Lebih lanjut, Dybala jua mengatakan fungsi Allegri yang menjadikannya dapat main penuh di tiap-tiap peluang. “Pelatih terus memberikan aku kebebasan bergerak serta tempat yang aku dambakan, ” tutur Dybala.

“Kepercayaan yang aku terima amat berharga lantaran hal tersebut menjadikan aku jadi salah satu bagian dari taktik besar tim, ” kata striker dari Argentina itu.

Dybala sekarang berkesempatan buat berduet dengan superstar anyar Juventus, Cristiano Ronaldo. Kehadiran Ronaldo menjadikan Juventus sekarang semakin optimis buat menjuarai Liga Champions kampanye musim ini.

10 Pemain Juventus Bawa Pulang 1 Angka dari Kandang Atalanta

10 Pemain Juventus Bawa Pulang 1 Angka dari Kandang Atalanta

Atalanta sukses menahan pergerakan kesebelasan kuat, Juventus di pertandingan lanjutan Liga Italia Serie A di hari Rabu (26/12) dalam pertandingan yang digelar di Stadio Atleti Azzuri D’Italia. Juventus tidak berhasil mendapat kemenangan sebab mesti bertanding dengan 10 pemain.

Main selaku kesebelasan favorit, Juventus tidak perlu waktu lama buat mengawali keunggulan. Pada menit ke-2, Bianconerri sukses mendapat keunggulan lewat own goal Berat Djimsiti.

Dikejutkan oleh gol cepat, Atalanta langsung mengambil insiatif menyerang demi memaksakan skor jadi imbang. Pada menit ke-24, Duvan Zapata sukses memaksakan skor jadi imbang. Pada sisa waktu fase pertama, ke 2 kesebelasan sama-sama menyerang demi mendapat keunggulan. Tapi, tidak tersedia goal lagi yang terlahir.

Pada fase ke 2, Juventus mesti berlaga dengan sepuluh penggawa usai Rodrigo Bentancur menerima kartu kuning ke 2. Beberapa saat setelah Bentancur diusir, Zapata sukses menyarangkan goal keduanya pada laga itu.

Tertinggal, Max Allegri langsung menurunkan Miralem Pjanic serta Cristiano Ronaldo buat menambah daya gedor. Alhasil, Ronaldo sukses memaksakan skor jadi imbang pada menit ke-78. Score 2-2 pun bertahan sampai sang pengadil mengakhiri laga.

Laga Timnas U-19 Indonesia Kontra Timnas U-19 Jepang Dinodai Oknum Suporter

Laga Timnas U-19 Indonesia Kontra Timnas U-19 Jepang Dinodai Oknum Suporter

Piala Asia U-19 2018 balik lagi dinodai oleh oknum pendukung yang tak bertanggung jawab dan berlangsung kala tim nasional U-19 Indonesia bertemu tim nasional U-19 Jepang.

Tim nasional U-19 Indonesia bertanding dengan tim nasional U-19 Jepang di perempat-final Piala Asia U-19 2018.

Pertandingan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), hari Minggu (28/10) malam WIB.

Laga yang dilangsungkan bertepatan bersama peringatan Hari Sumpah Pemuda ini mesti ternoda karena ulah oknum pendukung.

Dikutip BolaSport. com melalui akun Twitter Liga Indonesia, terdapat sweeping yang diperbuat kepada pendukung.

1 lelaki yang ikut menyuport timna U-19 Indonesia, jadi sasaran sweeping itu.

Nampak terdapat tanda memar pada wajah salah satu bagian mata.

Laga itu finis bersama kekalahan 0-2 tim nasional U-19 Indonesia dari tim nasional U-19 Jepang.

Pencapaian itu memupuskan asa buat menuju ke Piala Dunia U-20 2019.

Kalah dari Yordania, Pelatih Vietnam Kembali Rewel soal Indonesia

Kalah dari Yordania, Pelatih Vietnam Kembali Rewel soal Indonesia

Usai menerima kekalahan melalui Yordania, pelatih tim nasional U-19 Vietnam, Hoang Anh Tuan balik lagi menyoroti sulitnya adaptasi dengan situasi pelatihan di Indonesia yang membikin anak asuhnya sulit menunjukkan performa yang dia dambakan.

Tim nasional U-19 Vietnam diharuskan menyerah beberapa melalui tim nasional U-19 Yordania di pertandingan perdana grup C Piala Asia U-19 2018 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jumat (19/10).

Vietnam yang sempat menang melewati Nahm Manh Dung saat laga sudah berjalan hingga menit ke-21, seharusnya ikhlas kalah melewati 2 skor Yordania yang dibuat oleh Mohammad Atieh (29′) serta gol dramatis Mohammad Al-Zu’bi pada menitke-89.

Tidak berhasil mendapat tiga angka, juru tak-tik Vietnam, Hoang Anh Tuan menyoroti situasi pelatihan pada Indonesia yang anggapannya jadi faktor anak-asuhnya tidak main baik.

“Beberapa hari lalu, stamina tim team saya amat negatif. Apabila kami mau membangun stamina, pemain-pemain mesti berlaga di dalam situasi pelatihan yang baik. Di akhir-akhir pertandingan, bintang-bintang kami seperti telah ditinggal tenaga, ” tutur Hoang Anh Tuan diberitakan BolaSport. com melalui laman Vietnam, Sport5.

Seperti diketahui pada awalnya, Hoang Anh Tuan terus rewel tentang situasi pelatihan yang tersedia di Indonesia, mulai melalui kemampuan lapangan sampai tentang makanan.

Eks Pelatih Timnas Sebut PSSI Lakukan Pemaksaan pada Klub Liga 1

Eks Pelatih Timnas Sebut PSSI Lakukan Pemaksaan pada Klub Liga 1

Bekas juru tak-tik tim nasional Putri Indonesia pada 2009, Timo Scheunemann, beberkan langkah-langkah PSSI dalam mengawal petualangan turnamen Liga satu 2018.

Nama memang Timo Scheunemann tidak asing. Di samping sudah menukangi tim nasional Putri Indonesia, dia pun sudah mengarsiteki tim-tim Indonesia.

Timo Scheunemann sudah menangani Persiba Balikpapan serta Persema Malang, serta sekarang dia lebih memutuskan berkumpul bareng keluarga.

Di dalam cuitan pada akun Twitter miliknya, juru tak-tik kelahiran Kediri ini menyampaikan gerakan federasi, terkhusus di dalam hal pembinaan umur dini.

Timo semula mengkritik perhelatan Liga satu U-16 kampanye musim 2018 yang diadakan dengan PSSI guna membina akademi tim profesional.

Di dalam cuitannya, Timo menyatakan apabila PSSI berbuat pemaksaan tim Liga satu supaya punya akademi untuk mewujudkan pembinaan yang bagus.

Apalagi pria yang punya garis keturunan Jerman ini memberikan pujian langkah PSSI sebab sikap yang dianggap cetus di dalam mengawal rencana pembinaan.

Pasalnya, apabila tim profesional yang menembus Liga satu tak membangun akademi bakal mendapat sanksi potongan duit hak siar.

Menurut dilansir pada awalnya, 18 skuat peserta Liga satu 2018 mengirim utusan akademi guna tampil dalam Liga satu U-16 musim 2018.

Sistem turnamen dibagi 3 negara yang setiap grup dihuni 6 peserta.

Di pertandingan penyisihan, tiap-tiap skuat bakal berbuat 2 kali pertandingan markas serta tandang bersama klub yang serupa.

Turnamen itu dikerjakan dengan sistem 2 kali 30 menit tiap-tiap pertandingan. Turnamen mulai digulirkan 15 September sampai 16 Desember nanti.